twitterfacebookgoogle plusrss feedemail
Life-ex photo banner-211_zps596e9fc0.jpg

Friday, January 11, 2013

Membangun Harapan Selaras Kehendak-Nya







Roma 8: 35-39







Dalam perikop Roma 8:35-39,
berisi pertanyaan Rasul Paulus (ay. 35) yang kemudian dilanjutkan jawabannya
(ay. 39). Bagi Paulus tidak ada yang dapat memisahkan orang percaya dari kasih
Kristus. Namun pada kenyataannya ada hal-hal yang bisa memisahkan orang percaya
dari kasih Kristus yakni DOSA dan DERITA. Bukankah ini akan mudah merontokan
kita dari kasih Tuhan?


Mengapa penderitaan itu rawan dan
berpotensi besar menghancurkan hubungan kita dengan Tuhan?


Karena sejak manusia jatuh dalam
dosa meninggalkan taman Eden maka hidup manusia adalah kehidupan yang diringkas
dalam doktrin Budhis, semuanya adalah PENDERITAAN sehingga manusia mengejar dan
mendambakan kehidupan bahagia (back to
the Eden
itulah tujuan utamanya). Inilah idaman dan pencarian manusia yakni
mencari kehidupan tanpa akhir. Manusia terus berusaha dengan pikiran, emosi,
ilmu, kapasitas yang dia punya. Usaha itu dilakukan dengan mencari pola,
rumusan, kunci atau prinsip (mengapa dan bagaimana) sehingga ia tidak
mengulangi kesalahan yang orang lain lakukan dan meraih sukses seperti yang dia
dambakan.





Usaha selanjutnya manusia mencari
helper/penolong yang kemudian manusia mengevaluasinya sehingga kalau ia tidak
menolongnya ia membuangnya. Manusia mengukur dari apakah Dia benar-benar
menolong mencapai tujuan manusia kembali ke Eden, demikian juga kita
mengevaluasi Tuhan baik atau tidak, dicintai atau tidak, evaluasi kita: betulkah
Dia penolong, partner, pendukung, yang menolong saya mencapai kehidupan yang
saya mau yaitu hidup di taman Eden. Di sinilah manusia mengevaluasi Tuhan
itulah sebabnya mengapa penderitaan, penyakit akan lebih mudah memisahkan kita dari
Tuhan, karena kita akan berkata Dia bukan Tuhan yang bisa kita gunakan untuk
mencapai tujuan kita. Oleh sebab itu kita melihat sebenarnya ketika Tuhan kita
masukan sebagai bantuan, penopang, penolong sebenarnya manusia menjadikan
dirinya (kemauanya kembali ke taman Eden) menjadi Tuhannya.





Karena kemauan kita jadi Tuhan
maka segala hubungan kita dengan Tuhan sejauh manfaat Tuhan dalam mencapai
kemauan/tujuan kita. Sehingga Tuhan tidak pernah jadi Tuhan kita. Hubungan akan
diukur seberapa besar Ia menolong kita menggapai apa yang kita dambakan. Ada 2
bahaya jika memeperlakukan Tuhan demikian:


1. Tuhan tidak pernah jadi Tuhan
dalam hidup kita


2. Ada hal-hal YANG SANGAT
BERBAHAYA dalam hidup kita yang dapat merusak hubungan kita dengan Tuhan yaitu
keinginan kita yang Tuhan tidak beri.





Bagaimana kita membereskan atau
bahkan menyiapkan jika hal itu terjadi? Untuk itu satu bentuk doa yang bisa
dipraktekan, di mana kita meletakkan Tuhan sebagai Tuhan, menurunkan kemauan
kita di bawah Tuhan dan bahkan menempatkan Tuhan jadi kerinduan kita: Habakuk 13:17; Mazmur 73:26; Mazmur 23:4 (Bentuk
Doa SEKALIPUN-NAMUN). Apapun idaman/keinginan kita jangan lupa iringi dengan
doa ini, ini akan menolong kita mengatasi hal-hal yang menakutkan dalam hidup
ini.


Tuesday, January 1, 2013

A New Year's Plea: Plan!







Tanpa beberapa perencanaan dasar,
Anda mungkin tidak akan memiliki apa-apa untuk dimakan ketika Anda bangun di
pagi hari. Tanpa perencanaan rinci tidak ada yang bisa membangun rumah, apalagi
mall, gedung pencakar langit atau berbelanja. Jika makanan dan pakaian serta
transportasi berharga, maka perencanaan juga berharga. Tidak akan ada sesuatu
yang  sederhana akan dicapai tanpa beberapa
pemikiran yang kita sebut rencana.





Kita semua tahu ini dan
mempraktekkannya dalam kaitannya dengan kebutuhan fisik dalam kehidupan. Tapi
apakah kita turut memikirkan kebutuhan rohani kita dengan serius? Apakah kita
menerapkan kesungguhan yang sama dalam perencanaan untuk memaksimalkan pelayanan
kita seperti yang kita lakukan dalam perencanaan untuk mencari nafkah?





Apakah kita masih akan menyisihkan
waktu setiap hari di tahun yang baru 2013 dengan rencana dan khususnya kehidupan
doa serta pengabdian dalam pelayanan?


Demi mewujudkan hal itu saya
memberikan beberapa contoh perencanaan dalam Alkitab.





Ilustrasi dari Amsal





Amsal 6:6-8, “Hai pemalas pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah
bijak: biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya, ia
menyediakan rotinya di musim panas dan mengumpulkan makanannya pada waktu
panen.”


Semut adalah contoh bukan hanya
karena ia bekerja begitu keras, tetapi juga karena rencana ke depan. Dibutuhkan
berpikir di musim panas bahwa akan ada kebutuhan di musim dingin, dan pemikiran
ini menyediakan kebutuhannya di musim dingin.





Amsal 15:22, "Rancangan gagal kalau tidak ada pertimbangan, tetapi terlaksana
kalau penasihat banyak."


Berikut ini kebijaksanaan perencanaan
yang dapat diambil begitu saja, dan penulis hanya memberikan kita nasihat untuk
bagaimana membuat rencana yang sukses. Dia mengatakan, Jangan terlalu
independen seakan-akan kita tidak membutuhkan nasehat orang lain. Baca
kebijaksanaan orang lain. Berbicara dengan orang yang berpengalaman dan
bijaksana. Perhatikan cara orang lain melakukan hal-hal dan belajar dari
kesalahan mereka dan keberhasilan mereka.





Amsal 16:3, "Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala
rencanamu. "


Sekali lagi perencanaan yang
dapat diambil begitu saja dan masalahnya adalah: Bagaimana Anda bisa
merencanakan sedemikian rupa sehingga apa yang Anda hasilkan akan memiliki
nilai abadi dan tidak hanya berlalu semalam? Jawaban: Serahkan itu kepada
Tuhan. Artinya, selalu mencari bimbingan Tuhan dan kekuatan dalam perencanaan
Anda.





Amsal 24:27, "Selesaikanlah pekerjaanmu di luar, siapkanlah itu di ladang; baru
kemudian dirikanlah rumahmu."


Ini mungkin berarti bahwa penting
untuk dapat mendukung diri sendiri oleh produktivitas lapangan sebelum Anda
membangun rumah Anda sendiri. Misal kepada kita orang muda saat ini:
mendapatkan pekerjaan sebelum Anda menikah. Atau setidaknya rencana bagaimana
Anda akan mendukung rumah tangga baru yang Anda akan bangun.





Kesimpulan dari Amsal:
Perencanaan yang cermat adalah bagian dari apa yang membuat seseorang bijaksana
dan produktif. Tidak tepat jika rencana dianggap bodoh dan berbahaya. Meskipun
Amsal mengajarkan bahwa kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. "Pikiran manusia berencana jalannya,
tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya"
(Amsal 16:9). Fakta
bahwa Tuhan yang memegang kendali masa depan bukan berarti kita tidak boleh
merencanakan. Ini berarti kita harus berkomitmen pekerjaan kita kepada Tuhan
dan percaya Dia untuk membangun rencana kita sesuai dengan tujuan yang penuh
kasih. Alasan utama untuk perencanaan
adalah bahwa Allah adalah Allah yang berencana dan kita diciptakan menurut
gambar-Nya untuk menjalankan kekuasaan di bumi di bawah Dia.





Yesaya 46:9-10, "Ingatlah hal-hal yang
dahulu dari sejak purbakala, bahwasanya Akulah Allah dan tidak ada yang lain,
Akulah Allah dan tidak ada yang seperti Aku, yang memberitahukan
dari mulanya j  hal yang kemudian dan dari zaman purbakala
apa yang belum terlaksana, yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai, dan segala
kehendak-Ku akan Kulaksanakan, yang memanggil burung buas dari
timur, dan orang yang melaksanakan putusan-Ku dari negeri yang jauh. Aku telah
mengatakannya, maka Aku hendak melangsungkannya, Aku telah merencanakannya,
maka Aku hendak melaksanakannya."





Karena Allah adalah Allah yang
melakukan segala sesuatu sesuai dengan rencana itu layaknya kita untuk
mendekati hal yang paling penting dalam kehidupan dengan pemikiran dan rencana tidak
sembarangan.





Rencana untuk Hal Paling Penting
dalam Hidup Anda





Rencanakan bagaimana agar studi
Anda mulus dan kaya akan prestasi. Rencanakan bagaimana Anda akan menghabiskan
waktu dengan pasangan Anda untuk memperdalam dan memperkuat hubungan. Rencanakan
bagaimana Anda akan mendapatkan jumlah latihan yang Anda butuhkan untuk tetap
sehat. Rencanakan bagaimana Anda akan mendapatkan tidur yang cukup. Rencanakan
berapa banyak Anda harus makan dan bagaimana Anda akan membatasi diri Anda
sendiri. Rencanakan liburan Anda sehingga benar-benar memberikan pembaharuan
istirahat dan spiritual, dan yang paling penting, bagaimana merencanakan doa
dan meditasi pada Firman akan menjadi bagian penting dari hidup Anda.





Amsal mengajarkan kita untuk
merencanakan. Allah adalah Allah yang melakukan segala sesuatu sesuai rencana.
Dan Yesus mengatur wajahnya untuk pergi ke Yerusalem karena dari rencana yang
paling penuh kasih yang pernah disusun. Ia merencanakan untuk sukacita kita,
kita harus merencanakan untuk kemuliaan-Nya.


Monday, December 31, 2012

MENEBUS WAKTU









Bagaimana kita memandang sesuatu akan
mempengaruhi cara kita memperlakukannya. Demikian pula dengan waktu. Cara kita
mengartikan waktu akan mempengaruhi kita memperlakukan waktu itu. Semua manusia
dikaruniakan waktu yang sama yakni 24 jam. Namun ada orang yangg 24 jamnya
dimanfaatkan dengan baik sebaliknya ada juga yang menyia-nyiakannya. Konsep
tentang waktu dipengaruhi oleh pemikiran dunia tentang waktu itu sendiri.
Ajaran dunia tentang waktu:





1. Waktu adalah uang





Waktu itu sama berharganya dengan uang.
Paham ini dilatarbelakangi oleh jiwa materialisme dari dunia Barat yang
mengukur segala sesuatu dari asas manfaat (Utilitarianisme). Namun Alkitab
berkata waktu adalah hidup. Sama dengan hidup diberikan Allah dengan mandat
demikian juga dengan waktu. Karena itu waktu tidak hanya bicara keuntungan
pribadi tapi anugerah Allah yang oleh waktu itu kita melakukan sesuatu yang
kemudian kita berikan untuk Allah.





2. Waktu itu melingkar





Konsep ini ada di dunia Timur. Hidup
mereka tidak akan berakhir. Selalu ber-reikarnasi. Meski tak ada konsep itu
dalam hidup, namun tanpa kita sadari kita menjalankan konsep tersebut. Misalnya
menunda sesuatu karena menganggap besok masih ada waktu. Menunda adalah
kebiasaan yang kita bangun yang lama kelamaan menjadi sebuah kebiasaan. Berapa
sering kita menunda apa yang Tuhan inginkan dalam hidup kita?





Lalu apa kata Alkitab?





Waktu itu linier. Dimana jika waktu
itu berjalan tidak akan terulang lagi. Belum tentu ada kesempatan buat besok
hari, maka lakukanlah hari ini juga. Karena waktu itu tak akan terulang. Tuhan
beri kita waktu, tapi celakalah kita kalau berpikir waktu itu masih panjang
sedangkan kita tidak tahu berapa waktu kita. Karena waktu/kesempatan itu tidak
akan terulang, terbatas dan merupakan anugerah Tuhan, maka pergunakanlah
waktumu dengan benar. Evaluasi waktu yang kita gunakan belakangan ini. Tebus
itu. Bagaimana kita bisa tebus?





Yang bisa kita lakukan:





1. Gunakan waktumu untuk Tuhan 





Gunakan waktumu untuk memuliakan Tuhan.
Gunakan 24 jam waktu kita dalam segala aktifitas kita memuliakan Tuhan.
Melibatkan dan menghadirkan Tuhan dalam hidup kita.





2. Kita harus mengerjakan sekarang





Tidak mudah menghapus kebiasaan
menunda. Tapi ingat waktu tidak akan pernah terulang. Ketika kita diberi hidup
jangan sia-siakan. Ketika hari ini Tuhan masih beri kesempatan memberitakan
kabar keselamatan jangan tunda, kabarkan. 





Hidupilah hidupmu setiapa hari
seolah-olah itu adalah hari terakhirmu di dunia. Jangan sia-siakan waktu karena
tiap waktu itu istimewa. Bahkan kita bisa membuatnya lebih istimewa. 





Tinggal menghitung jam tahun 2012 akan
berakhir, apakah kita telah memakai waktu untuk Tuhan?


Apa resolusimu mengawali tahun 2013?












Saturday, December 29, 2012

JOURNALING



"These commandments that I give you today are to be upon your hearts."


(Deuteronomy 6:6)







Have you ever tried journaling? As a spiritual discipline, journaling involves writing down your thoughts and responses as you sit in God's presence and read or reflect on Scripture, on how God is working in your life, or on anything else that is affecting you.





Keep an empty spiral notebook and a pen handy as you practice lectio divina or as you sit quietly in an attitude of receptivity to God. remember: the disciplines often combine.





with your notebook open, write down all the thoughts that come to you. These thought do not have to be planned out or organized. They are for no one's eyes but your own-unless you choose otherwise. You may want to share them in confidence with a spiritual mentor or a friend who is walking closely with you in your spiritual journey. Write as much or as little as you can each day, and date the entries.



It's not necessary to go back and read what you have written, but after a time it you can help to look back on some pages. Note now you have changed. Has God written his commands in your heart as you have written them on paper? Perhaps some of the things you wrote will surprise you with their depth of perception in hearing God's voice or experiencing his presence. You can listen to God even when you're the one doing the writing.



Prayer:



O God, author of every good word, thank you for your Word. Help us experience your living presence from your Word as you write that Word into our hearts and lives. Amen.


Saturday, December 22, 2012

FANTASTIS VIDEO GANGNAM STYLE DITONTON 1 MILYAR ORANG









Fantastis itulah gambaran untuk penyanyi rap asal Korea
Selatan Psy, bagaimana tidak karya fenomenalnya “Gangnam Style” mencatatkan
sejarah baru dalam dunia maya. Video musik Gangnam Style di tonton 1 milyar
kali dihampir 75 negara, dengan rata-rata di lihat 200 juta orang per bulannya
di Youtube . Wow fantastis!




Sejak diunggah 15 Juli tahun lalu,
Gangnam Style dengan lagu dan dansa kuda yang atraktif berhasil membius dunia
dengan daya tarik universalnya yang kemudian bisa diterima oleh masyarakat
dunia.


Prestasi Gangnam Style yang dicapai
dengan hanya butuh 5 bulan ini kemudian menggeser popularitas “Baby” milik
Justin Bieber yang sebelumnya memegang rekor video terbanyak di tonton di situs
Youtube. Pemilik YouTube, Google, mengatakan video itu telah ditonton rata-rata
tujuh juta sampai 10 juta kali sehari.


Psy memang di tempat asalnya sudah
tenar, namun mendadak pada pertengahan 2012 pria berusia 34 tahun ini menjadi
selebriti dunia, saat Gangnam Style miliknya menyebar dengan cepat ke seluruh
dunia melalui internet. Tidak hanya itu saja awal bulan ini Google mengumumkan
"Gangnam Style" menjadi daftar pencarian kata tertinggi kedua tahun
2012 di belakang Whitney Houston, yang meninggal pada bulan Februari.




Di Indonesia sendiri, Gangnam Style masuk
daftar 10 video terpopuler di Youtube Indonesia. Sampai-sampai, ada aksi
sekitar 1.000 orang melakukan dansa bersama
(flash mob)
di Bundaran HI, Jakarta.




Gangnam Style juga menarik minat
orang-orang di berbagai penjuru dunia untuk membuat video parodi serupa.
Beberapa di antaranya ditonton jutaan kali. Video fans terhadap Gangnam Style
telah dilihat lebih dari 20 juta kali setiap harinya. Wow fantastis!


 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

ShareThis